Panji Josua GMIM Petra Mahakeret Sukses Gelar Penyuluhan Narkoba, Hadirkan Kepala BNN Sulut Pembicara

by -751 Views

mangunisuararakyat.com, Manado – Ratusan Remaja Pemuda, Wanita Kaum Ibu dan Pria/Kaum Bapa serta Anggota Panji Josua GMIM Petra Mahakeret dan Wilayah Manado Sentrum hadir pada kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba yang diselenggarakan Pengurus Panji Josua PKB GMIM Petra Mahakeret pada Jumat, (21/7) bertempat di Gedung Gereja.

Kegiatan Pembekalan yang diawali dengan Ibadah dipimpin oleh Pdt Detty Lengkong, MTh selaku Ketua BPMJ Petra Mahakeret.

Hadir dan memberikan materi Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sulawesi Utara, Brigjen Pol Pitra Ratulangi, SIK.MM. Selama dua jam Kepala BNN Sulut membeber dampak kejahatan Narkoba terhadap kehidupan manusia.

” Perang terhadap narkoba harus dimulai dari keluarga kita, keluarga musti menjadi benteng yang kuat agar kejahatan Narkoba bisa ditekan ,” kata Ratulangi, sosok yang dikenal komitmen dengan pemberantasan kejahatan Narkoba.

Selanjutnya ungkap Kaban, Kejahatan Narkoba tidak hanya menggerogoti anak muda tetapi juga menyerang orang tua bahkan mereka yang sudah lanjut usia.

” Tahun 2015 Presiden Jokowi menyatakan Indonesia berada pada situasi Darurat Narkotika ,” tutur Ratulangi

Berdasarkan kelompok umur yang dipaparkan penyalahgunaan Narkoba lebih di dominan oleh usia Pemuda sampai Lansia yakni usia 15-24 tahun (22,5 %), usia 25-49 tahun (54,9 %), usia 50-64 tahun (21,1 %).

” Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang jatuh dalam penyalahgunaan narkoba antara lain eksternal dan internal seperti lingkungan pertemanan dan kondisi psikologis seseorang,” jelas Ratulangi Jendral Polisi Bintang satu yang berprestasi ini.

Pemaparan yang menarik dan ditunjang visualisasi korban penyalahgunaan narkotika membuat peserta kagum dan memahami materi.

Moderator yang dikendalikan Pnt Ferry Mewengkang, Ketua PKB GMIM Petra Mahakeret menyemangati sessi tanya jawab peserta. Yang menarik dari sessi tanya jawab saat salah satu peserta, Sterry Lumempouw mempertanyakan kenapa upaya pemberantasan narkoba tidak seperti negara menangani virus covid19 dengan memberi perhatian sangat khusus bahkan menyiapkan anggaran khusus.

Sementara itu peserta lain dari utusan remaja, Mathew Mare juga mengingatkan BNN agar giat memberi penyuluhan bahaya narkoba di Sekolah-Sekolah.

Kejahatan narkoba oleh kelompok jaringan bandar yang merambah sampai ke Lapas atau penjara menjadi perhatian peserta sebagaimana dipertanyakan Stela Pandeirot mewakili Wanita Kaum Ibu.

Kegiatan yang digelar dalam rangkaian HUT Panji Josua Petra Mahakeret yang pertama mendapat antusias dari peserta.

Hadir dalam kegiatan ini juga, Komandan Panji Josua Wilayah Manado Sentrum, Meiky Taliwuna yang juga Direktur Utama PDAM Wanua Wenang Manado sebagai Sponsor dan didaulat menyerahkan Sertifikat Penghargaan kepada peserta.

” Semoga kegiatan ini bisa menular di Jemaat-Jemaat lain dan bermanfaat untuk mereka guna memperkuat keluarga dari ancaman narkoba, terima kasih Panitia dan Tim BNN Sulut ,” ujar Taliwuna, didampingi John Manampiring Komandan Panji Josua PKB Petra Mahakeret bersama Lengkana Nasman, Ketua Panitia kegiatan ini.

Pembekalan ini didukung oleh BNN Sulut, Komisi PWG , Komisi WKI, Komisi Pemuda Remaja Petra Mahakeret, Panji Josua Wilayah Manado Sentrum, dan PDAM Wanua Wenang Manado.   (Dayke)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.